1

Homecoming, Jangan anggap remeh mantan kekasih anda..


'Jangan anggap remeh mantan kekasih anda' mungkin itu yang ingin disampaikan dalam film kita kali ini. Homecoming (2009) ini saya tonton sekitar hampir 4 bulan yang lalu. Film ini menceritakan seorang laki2 bernama Mike (Matt Long) dan kekasihnya Elizabeth (Jessica Stroup) yang ikut berkunjung ke kampung halaman Matt. Di kota itu Elizabeth berkenalan dengan Shelby (Mischa Barton)--mantan kekasih Matt-- Rupanya Shelby ini masih menganggap Matt sebagai kekasihnya. Dan gag terima kalo Matt punya kekasih baru. Tapi tentu saja gag di liatin rasa gag sukanya itu sama Matt. Dan pada awalnya Shelby menunjukkan sikap bersahabat pada Elizabeth, hingga semuanya berubah ketika Shelby yang sedang stress ngga sengaja nabrak orang yang ternyata Elizabeth. Shelby kemudian merawat Elizabeth dirumahnya. Tapi ternyata itu merupakan awal semua petaka.

Nah, ide cerita seperti ini emang gag aneh lagi. Orang Psycho, cewek psycho, bukan hal aneh lagi. Bahkan ketika Shelby merawat Elizabeth dirumahnya, saya langsung teringat film Misery (1990). Apalagi akses Elizabeth dengan dunia luar benar2 diputus sama Shelby. Shelby marah ketika Elizabeth mencoba kabur, ia memelintir kaki Elizabeth. Sama kayak kejadian Annie Wilkes di Misery yang mematahkan kaki Paul Sheldon. Tapi tetep, adegan di Misery jauuuuuhhhhhh lebih OKE! Dan banyak yang bilang Homecoming ingin mengikuti jejak sukses Misery. Tapi, gagal. Dan Misery pun tetep jadi juaranya. *keprook...

Akting Mischa Barton di film ini buat saya lebih bagus dibandingkan di film Walled In dan Assassination of High School President. Tapi lebih jaim untuk jadi seorang cewek psycho. Ngga tau kenapa deh, saya ngeliatnya Miss Barton ini takut keliatan jelek. Mimik mukanya kurang menjanjikan untuk jadi psycho. Emosinya kurang keluar pas melintir kaki, pas ngebunuh. Yaa gitu deh...

Saya justru suka sama Jessica Stroup..Saya ngeliat Miss Stroup pertama kali di film Prom Night. Auranya di film itu kurang keluar. Mungkin karena dia cepet mati di film itu. Di film Homecoming ini Stroup buat saya oke punya. Dia menghayati perannya.

Adegan yang membuat saya meringis adalah ketika Shelby menggunting atas tumit (apa tuh namanya, gag tau, haha) Elizabeth. Karena emang sepertinya itu satu2nya adegan 'serem' yang ditampilkan (memelintir kaki buat saya gag sukses). Dan scene yang paling menyentuh adalah ketika Matt dan Shelby bercumbu di toilet,padahal Elizabeth sedang survive mencari jalan keluar. Mungkin didukung sama lagu yang sesuai dengan scene itu juga.

Film Homecoming ini sepertinya ingin menjual tampang2 para pemainnya deh. Soalnya semua yang main cakep2 dan cantik2, apalagi yang jadi sepupunya Mike, Bill si Polisi (Michael Landes). Hihihi...Machoo gitu mukanya...xoxo...

Baiklah...buat saya film Homecoming emang nggak bisa menyamai Misery. Ide ceritanya pun biasa dan banyak. Tapi saya suka film ini karena pemain2nya yang bening, dan akting Jessica Stroup yang oke. hehe...dan tentu saja Michael Landes-nya. yaa nilai keseluruhan film ini buat saya 6,5/10. Jadi gag ada salahnya kalo mau ditonton.
Read more
1

dear viewer...

Tenkyu banget udah menyempatkan waktu, anggota tubuh (mata dan tangan), dan perasaannya untuk mampir ke blog saya yang amat ngawur..
Nama saya Fibong. Saya menulis review bukan sebagai orang yang paham dengan film2 thriller dan sodaranya. Justru saya menulis review sebagai orang bodoh yang nggak ngerti apa2 soal film2 ini. Itu semua hanya karena kecintaan saya saja. Jadi harap maklum. hehe..Saya akan bilang bagus dan saya akan bilang jelek sesuai dengan apa yang saya rasakan dan saya nikmati ketika nonton film thriller dan sodara2nya. Jadi hal yang wajar jika kita berbeda pendapat.. Sekali lagi pesan saya ketika kalian membaca review2 di blog saya, jangan pernah menganggap saya sebagai reviewer yang handal. Karena saya hanya penikmat film thriller semata. Terima kasih ^.^v

kalo ada apa2 Contact me at  sayabukanpsikopat@yahoo.com
Read more
3

Giallo, Seperti pembunuhan berantai lainnya, But not too bad


haaalloo...i'm back to the world...bloody world..hahaha (apa sih?)
udah sangat laamaa saya ngga review film2 thriller..jangankan review, 'sarapan' thriller aja sekarang udah jarang... film Giallo (2009) ini thriller terakhir yang saya tonton..kira2 2 bulan yg lalu..sisanya saya nonton serial korea..haha..penghianatan memang..tapi gara2 temen saya, saya jadi ikutan demen nonton korea.. harus cepet2 insyaf...hehehe ;p

Baiklaah...review kali ini tentang film Giallo bahasa italia yang artinya 'kuning'. Tertarik aja nonton film thriller italia itu kayak apa..oke sinopsis sedikit, film ini nyeritain tentang seorang model yang diculik sama pembunuh berantai. kakaknya panik dan minta tolong seorang ditektif untuk segera menemukan adiknya..

Yaaa seperti kebanyakan film berantai lainnya, ada motif dibalik penculik dan pembunuhan, yang semuanya adalah gadis2 cantik. film Giallo ini sangat predictable...tapi ada sedikit kejutan-kejutan di cerita...menurut sebagian orang dari segi cerita film ini emang lemah.. ya iyalah jelas, orang gampang ketebak, udah gitu gag terlalu 'kejam'.

tapi lumayan membuat saya bertahan dengan kejutan2 dari masa lalu si detektif. Yang paling saya suka adalah ketika (spoiler alert) si detektif ketika kecil menyaksikan leher ibunya ditusuk dengan pisau oleh orang gag dikenal.. Awalnya saya pikir masa lalu ditektif gada hubungannya. Tapi justru itu berhubungan juga (spoler alert) ketika ditektif kecil membunuh pembunuh ibunya. Akting para pemain buat saya gag jelek-jelek amat kok..

sayaangnyaaa...saya ngerasa ceritanya cepet berakhir,, apa mungkin karena cuma 2 orang yang di culik? sebenernya diceritain dia udah banyak makan korban, tapi difilmnya cuma nyulik 2 orang, salah satunya si model itu. Mungkin karena langsung gitu jadinya kurang mancing rasa penasaran...Ini film italia, tapi saya ngerasa seperti hollywood.

Ketika saya googling, rata2 orang sangat menunggu film ini keluar, karena ternyata mereka sangat mengagumi Daro Argento, si sutradara. saya gag begitu tahu tentang Argento. Mungkin dia sangat terkenal sebagai sutradara, dan saya kurang gaul untuk tahu tentang dia. hehehe...karena jujur aja, setiap saya nonton film, saya gag terlalu memperhatikan siapa sutradaranya.

Well, film Giallo ini buat saya lumayan menghibur malam saya. hehe...lumayan sebagai 'sarapan' walaupun gag begitu mengenyangkan..tapi gag ada salahnya juga kalo mau coba ditonton.
Read more

Followers